Cerita Misteri Pengakuan Pencuri Kain Kafan

By | December 24, 2017

Cerita Misteri Pengakuan Pencuri Kain Kafan, Ada beberapa orang yang percaya kalau kain kafan orang yang meninggal dunia  dimalam Jumat Kliwon dapat dijadikan sarana pesugihan, karena itulah ada keluarga yang menjaga kuburan pamilinya yang meninggal sampai 40 hari, apalagi meninggalnya pada malam jum;at kliwon hal ini mereka lakukan untuk menjaga kuburan agar tidak ada yang menggali untuk mengambil kain kafannya..

Cerita Misteri Pengakuan Pencuri Kain Kafan

 

Cerita Misteri Pengakuan Pencuri Kain Kafan

Secara rasional orang akan berpikir dua kali melaksanakan perbuatan demikian. Rasanya mustahil  kalau benda itu dapat mendatangkan kekayaan bagi penggunanya. walau demikian nyatanya masih saja ada yang nekad melakukannya.

Kisah. mistis ini di ceritakan oleh Mursali (bukan nama sebenarnya) dia menceritakan  pengalamannya, karena ingin kaya dia nekad berusaha mengambil kain kafan seorang ibu muda yang meninggal dunia pada malam Jumat Kliwon. saya nyaris mati konyol karena dipukuli orang sekampung kata Mursali..

Mursali mulai bercerita “Sampean yakin kalau kain kafan orang meninggal dapat dijadikan jimat?” Tanya Mursali dengan seriusnya. Yang ditanya tidak langsung  menjawab. karena dia sendiri masih ragu dengan ceritanya itu “ gak tau ya soalnya saya sendiri belum pernah melakukannya Jawab Kusnadi, terus dari mana kamu tahu cerita itu, Kamu ini ngarang iya?” tanya Mursali sambil menepuk bahu Kusnadi, ditanya  begitu Kusnadi jadi gelagapan “Be. betul. saya tak ngarang kok! saya mendengar kisah ini dari kakekku. Kakekku pernah bercerita mengenai seorang temannya yang tadinya miskin tiba tiba mendadak jadi kaya raya karena melakukan pesugihan kain kafan jawab Kusnadi.

Cerita misteri pengakuan pencuri kain kafan, saya masih ingat saat itu saya diajak kakekku ke rumah temannya itu. walaupun di kampung tapi rumahnya besar serta bagus. Isi rumahnya pun begitu mewah. seluruh barangnya berharga.

Dibelakang rumahnya ada kolam ikan yang luas. Saat pulang kakekku dibekali temannya segepok uang. saya sendiri kecipratan seratus ribu. Sumpah, saya tak bohong! Kusnadi berupaya meyakinkan Mursali, Cerita. Kusnadi waktu diwarung kopi mak Onah itu membuat keyakinan Mursali tentang  jimat pesugihan kain kafan itu semakin mantap, karena sebelumnya dia juga pernah mendengar cerita hal yang serupa.

Dulu waktu Mursali bekerja sebagai supir Bus antar kota, dia juga pernah mendengar cerita itu. Seorang penumpangnya bercerita pada Mursali kalau seorang tetangganya mendadak jadi kaya lantaran melaksanakan pesugihan kain kafan “Padahal dulunya tetangga saya itu hanya berjualan bubur ayam keliling.

Sesudah beberapa malam menghilang dia tiba-tiba jadi kaya, Rupanya diam diam dia membongkar kuburan untuk mengambil kain kafan tetangganya yang meninggal dunia pada malam jumat kliwon, cerita penumpang itu dianggap Mursali haya bercanda saja, Mursali menanggapi dingin cerita penumpangnya itu. Menurutnya penumpangnya hanya iseng saja bercerita. Mana mungkin orang bisa kaya hanya karena ngambil kain kafan orang yang meninggal dalam benaknya Mursali.

Bagi Mursali cerita itu tidak masuk akal, tapi sekarang disaat dirinya menganggur karena di phk perusahaannya, Mursali jadi berpikiran lain mengenai pesugihan itu. cerita Kusnadi serta penumpangnya itu mulai mengusik pikirannya. andai cerita itu benar, kurasa tak ada salahnya bila saya mencobanya, dibatin Maryoto

Cerita misteri pengakuan pencuri kain kapan, diam diam Mursali mulai kasak kusuk mencari informasi gimana caranya melaksanakan pesugihan itu, pertama dari obrolannya dengan Kusnadi waktu diwarung kopi Mak Onah di terminal Pasar. sambil menyeruput kopinya Kusnadi bercerita mengenai cara orang menjadi kaya dengan melaksanakan pesugian kain kafan orang yang meninggal pada malam Jumat Kliwon.

Yang namanya setan jelas jelas ada dimana mana. Makhluk terkutuk ini selalu berkeliaran mencari mangsa buat diajak jadi pengikutnya dengan tujuan menjerumuskan manusia yang tidak kuat imannya. Kali ini yang jadi sasarannya ialah Mursali, setan merasa bahagia bertemu dengan Mursali yang saat itu sedang goyah imannya, malam itu entah dari mana datangnya tiba tiba ada seorang kakek berjubah hitam dihadapan Mursali yang saat itu sedang sendirian di kamarnya. kedatangan kakek berjubah itu jelas saja membuat  Mursali hampir pingsan saking kagetnya.

Cerita misteri pengkuan pencuri kain kafan, Dia berteriak ketakutan. tapi karena yang dilihatnya kakek berjubah itu tersenyum ramah maka rasa takut Mursali pun mendadak sirna. Mursali yang tadinya mungambil langkah seribu jadi mengurungkannya, “Si. . siapa kau?” tanya Mursali, Kakek yang berjubah hitam itu tak langsung menjawab.

Rupanya Dia sengaja ingin membuat Mursali jadi penasaran “Kau. lupa padaku, Mursali?” tanya si kakek sambil tersenyum Aku ini kakek buyutmu. saya tahu saat ini kau sedang kesusahan. Kau telah lama menganggur bukan?” tanya kakek berjubah itu lagi, Mursali hanya bisa mengangguk.

Sang kakek  tersenyum“Karena. itulah saya sengaja datang menemuimu. saya ingin menolongmu,” kata kakek yang tidak lain ialah jelmaan iblis yang sedang menjalankan siasat nya buat menjerat Mursali.

Mursali tertegun“Benar, kakek mau menolongku?” tanya Mursali serius Kakek. berjubah itu mengangguk pasti“Ya,. jelas saja saya ingin menolongmu, saya tahu di kampung seberang ada seorang ibu muda yang meninggal dunia saat melahirkan pada malam jum’at kliwon.

Cerita misteri pengakuan pencuri kain kafan, Kalau kau mau jadi orang kaya, galilah kuburannya serta ambil kain kafannya. Kain kafan itu dapat kau gunakan buat mengambil harta orang dengan tidak kelihatan oleh pemiliknya. sebab dengan berselimut kain kafan itu kau tak dapat dilihat orang,” kata kakek berjubah itu yang setelah itu tiba-tiba sikakek menghilang, tinggal Mursali yang masih kebingungan.

Apakah benar apa yang disebut kakek itu? gumam Mursali. Kalau dia memarg kakek buyutku, pasti dia akan menolongku, kata batinnya Keesokkan harinya Mursali diam diam mendatangi komplek pemakaman yang disebut oleh kakek semalam itu.

Dengan membawa kembang dia berpura-pura berziarah, padahal niatnya hanya  melihat lokast kuburan yang disebut oleh kakek itu karena kuburan itu masih baru, masih banyak sisa kembang di atas kuburan itu.

Tak salah, pasti ini kuburan yang disebut kakek berjubah itu, ucap Mursali dalam hati, dan pada malam itu Mursali mulai menjalánkan aksinya. Dia tak tahu kalau malam itu ialah malam jum’at kliwon. Suasana komplek itu tampak sudah sepi karena jarum jam ditangan Mursali sudah menunjuk ke angka 02.00. Suasana malam itu tampak serem sekali karena lampu jalan yang menerangi komplek pemakaman itu tadi sore mendadak mati karena kabelnya putus ketiban ranting pohon yang tumbang karena adanya angin kencang.

Cerita misteri pengakuan pencuri kain kafan, Suasana gelap gulita ditambah desiran angin bikin tubuhnya menggigil kedinginan. timbul oerasaan ingin membatalkan niatnya untuk pulang. tapi iblis itu terus menggodanya “Ayo Mursali jangan ragu ragu, terus laksanakan. Bukankah kau ingin jadi orang kaya?” bisik iblis di telinga Mursali …,. jelas saja saya mau jadi orang kaya, Batin Maryoto.

Siapa sih yang gak mau banyak duit dengan cara instan, apalagi dengan tidak bekerja keras, kalau saya kerja serta mengumpulkan uang, kapan akan menjadi kaya? Kanena sepanjang ini kenyataannya telah puluhan tahun jadi supir saya tetap tak dapat mengumpulkan uang. tidak heran kalau Suprapti istriku tak betah hidup bersamaku. wanita brengsek itu malah memilih kabur dariku Kanena tak tahan hidup susah bersamaku.

Mursali malam itu tekadnya sudah bulat untuk jadi kaya mendadak, dengan modal nekad itu dia mau mengambil  kain kafan orang  yang baru dikuburnya, dengan. berbekal cangkul serta lampu senter Mursali berjalan mendekati kuburan yang akan digalinya itu. sebentar – sebentar dia melihat kondisi di sekelilingnya, kalau-kalau ada orang di sekitar itu.

Tapi suasana di sekitar tempat itu sangat sepi sekali. Merasa aman Mursali dengan cepat memulai pekerjaannya. Dia tidak tahu samasekali kalau perbuatannya itu sudah diintip oleh sekelompok orang yang dari sore tadi sedang bertugas merawat kuburan itu.

Cerita Misteri pengakuan pencuri kain kafan, Ketika pekerjaan Mursali hampir selesai tiba tiba ada cahaya terang benderang menyoroti dirinya “Maling. . . maling!” terdengar teriakan sahut menyambut mendengar teriakan itu spontan Mursali jadi panik. dia dengan cepat mengambil Iangkah seribu sampai tidak sempat  membawa cangkulnya.

Tapi mereka terus meneriaki Mursali dan mengejarnya yang akhirnya berhasil mengepungnya. Mursali tak bisa berkutik lagi. Dia tertangkap dan dipukuli hingga babak belur. sehabis itu Mursali pun digelandang ke rumah ketua RT yang berada di belakang komplek pemakaman itu

Di rumah pak RT, Mursali di interogasi oleh pak ustad ayah dari almarhurn yang kuburannya dibongkar oleh Mursali. dihadapan pak ustadz yang malam itu cuma mengenakan baju biasa  Mursali memohon ampun dan berterus terang menceritakan maksudnya dan tujuannya mengambil kain kafan itu.

Jadi dengan mengambil kain kafan itu kau hendak merampok kekayaan?” tanya pak ustad. Mursali mengangguk. anggukan itu spontan di sambut gelak tawa orang yang hadir disana“Hei,. kalau mau kaya kerja dong!” kata seorang wanga sambil memukul kepala Maryoto, dasar. sinting mau kaya malas kerja, kata yang lainnya “Sudah. sudah. Jangan main hakim sendiri,” kata pak RT yamg berusaha melerai penduduk yang merasa kesal pada ulah Mursali itu“Sekarang. mau kita apakan orang ini, pak RT?” tanya seorang warga.

Cerita nisteri pengakuan pencuri kain kafan, Semua pada terdiam penduduk yang ada disitu saling pandang. mereka tidak tahu hukuman apa yang cocok untuk Mursali, masalah ini kita serahkan saja kepada Pak ustad, karena beliau adalah keluarga almarhum. biar beliau yang membuat keputusan mau di apakan orang ini,” kata ketua RT.

Mendengar ucapan itu Pak ustad dengan cepat langsung angkat bicara“baiklah. atas nama keluarga aku memaafkan pencuri yang gagal ini. aku maklum orang ini pasti sudah dipicu oleh ambisinya yang ingin cepat kaya dengan tidak mau bekerja keras.

Pak Ustad berpesan pada saudara Mursali juga pada seluruh yang hadir disini jangan mudah terpengaruh pada hal-hal  yang di luar rasio serta masih diragukan kebenarannya, khusus pada saudara Mursali aku harap saudara tidak lagi mengulangi perbuatan konyol yang nyaris merenggut nyawamu.

Kau masih muda serta kuat masih dapat mencari pekerjaan yang halal jangan mencari pekerjaan yang dilarang juga tidak masuk akal  Nah sekarang kamu ikut aku kerumah untuk mengobati lukamu kata Pak ustad.

Cerita misteri pengakuan pencuri kain kafan, Nah itulah cerita misteri pengakuan pencuri kain kafan yang gagal, sesudah selesdai diobatin akhirnya Mursali dianterin pulang kerumahnya oleh Pak Ustad,dikarenakan berkah dan  kebaikan hati Pak ustadz itu. kini saya sadar supaya tidak terlau percaya pada cerita cerita yang belum pasti kebenarannya. semua yang kulakukan itu membuatku sangat malu dan nyaris meninggal karena aku dipukuli orang, kata pak ustadz perbuatanku itu ialah sesat!” ucap Mursali mengakhiri ceritanya

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar