Kisah Nabi Adam AS Bagian ke 2

By | March 15, 2016

Kisah Nabi Adam as Iblis Berdaya Upaya Menggoda

Kisah Nabi Adam as bagian ke 2, Iblis berupaya menggoda Nabi Adam as dan istrinya Siti Hawa, Sejak terkutuknya dan terusirnya dari surga, Iblis kemudian berdaya upaya menggoda Nabi Adam dan istrinya Siti Hawa, dan benarlah kedua hamba Allah SWT itu akhirnya terpedaya oleh bujukan Iblis, dimulai oleh  Siti Hawa mereka melanggar perintah Allah SWT dengan mendekati pohon larangan itu, dan bahkan memakan buahnya.

Kisah Nabi Adam Bagian ke 2

Maka dengan seketika keduanya dikeluarkan dari surga, dan bumi ini menjadi tempat kediaman mereka, beranak cucu sampai kepada kita semua  sekarang ini, didalam Al-Quran , Allah SWT menerangkan :

yang artinya: iblis memperdayakan keduanya supaya terbuka bagi mereka malu yang tersembunyi. Iblis berkata: “Tidaklah Allah melarang engkau makan buah kayu itu, melainkan supaya engkau jangan menjadi malaikat atau tetap tinggal di dalam surga.” Iblis bersumpah atas nama Allah: “Sesungguhnya aku ini seorang yang memberi nasihat kepada engkau berdua.” (Surat Al-A’raf: 20-21)

Kemudian nabi Adam a.s. dan istrinya menyesal dan merasa bersalah, sehingga menangislah mereka berdua memohon ampunan Allah SWT. Di dalam Al-Qur’an diterangkan:

Yang artinya : Berkatalah Adam dan istrinya: “Ya Allah, Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami,; jika Engkau tidak mengampuni dan tidak memberi rahmat kami, niscaya kami termasuk golongan orang-orang yang merugi.” (Surat Al-A’raf: 23)

Didalam ayat yang lain Allah juga berfirman: yang artinya

Lalu keduanya digelincirkan oleh iblis dari surga itu, dan dikeluarkan dari keadaan semula, dan Kami berfirman: Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.” ( Surat Al- Baqarah:36)

Allah SWT kemudian memberi petunjuk (pimpinan)- Nya kepada nabi Adam a.s dan Siti Hawa. Di dalam Al-Qur’an, Allah SWT menerangkan dengan firman-Nya: yang artinya

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya.. Sesungguhnya Allah maha menerima tobat lagi Maha Penyayang. (Surat Al-Baqarah :37)

Demikianlah setelah nabi Adam a.s dan Siti Hawa melanggar larangan Allah SWT, maka terbukalah pakainnya yang bagus-bagus itu dan terpaksalah auratnya ditutup dengan daun-daun kayu. Keduanya dipindahkan ke bumi secara terpisah dengan jarak yang amat jauh, sehingga masing-masing saling mencari selama waktu yang panjang. Akhirnya, bertemulah keduanya di suatu tempat yang bernama Padang Arafah, artinya padang tempat kenal mengenal antara Adam dan Hawa yang telah lama tidak bertemu itu. Padang Arafah ini terletak di kota Makkah sekarang. Para jamaah haji harus wukuf (berhenti) di tempat itu sebagai salah satu rukun haji. Barang siapa tidak wukuf di Padang Arafah pada waktu yang ditentukan, maka hajinya tidak sah. baca berikutnya

 

 

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar