Kisah Pengantar Anak Tidur 4.

By | March 4, 2016

Keutamaan Sedekah di Jalan Allah

Kisah Pengantar Anak Tidur

Kisah Pengantar Anak Tidur 4. Kalifah Utsman ra, dijuluki Dzun Nuurain (orang yang mempunyai dua cahaya) ia dijuluki seperti itu karena ia menikahi dua anak perempuan Nabi Muhammad saw, yaitu : UmmuKulsum dan Ruqayyah r.a.

Marilah kita simak salah satu bentuk infak Utsman r.a di jalan Allah, pada suatu waktu,kaum muslimin tidak mempunyai air minum, memang ada sumur yang airnya bagus, tapi justru itu punya orang yahudi dan mereka menaikan harga air sumur itu untuk kaum Muslimin.

Maka Utsman r.a, membeli setengah sumur itu dari orang yahudi, sehingga pengunaan air itu dibagi dua, sehari untuk si yahudi dan sehari lagi untuk  Utsman r.a.

Kemudian Utsman r.a. mengunakan hari yang ditetapkan untuk dirinya itu guna dimanpaatkan oleh kaum Muslimin tanpa memungut bayaran.

Karena itu pada saat giliran si yahudi tidak ada lagi orang yang mau membeli air darinya, akhirnya orang yahudi itu menjual sahamnya atas sumur terseut kepada Utsman r.a.

Kisah Pengantar Anak Tidur 4.Kisah Pengantar Anak Tidur 4. Dan Utsman r.a selanjutnya menghadiahkan sumur itu kepada kaum Muslimin, masih banyak lagi tentang kedermawanan Utsman r.a. dalam berinfak di jalan Allah.

Sedangkan pada zaman Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq r.a, seperti diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a,  pernah terjadi kekeringan dan kelaparn nasional, dalam situasi seperti itu ada orang yang tamak dan ingin mengeruk  keuntungan sebesar besarnya dengan menaikan harga komoditas barang dagangannya.

Akan tetapi, dalam situasi seperti itu kita dapati Utsman r.a, memberikan contoh yang baru dan mulia dalan bersedekah di jalan Allah dengan mengharap balasan dan pahala dari Nya.

Di samping itu, ia juga berusaha keras untuk menenangkan kaum Muslimin dan mengurangi beban kesulitan mereka.

Pada suatu hari, datanglah orang orang kepada Khalipah Abu Bakar r.a, dan mengadukan tentang kesulitan mereka, mendengar pengaduan tersebut , Abu Bakar r.a, berkata “Allah akan menolong kalian dan membebaskan kalian dari kesulitan ini.

Pada siang harinya, datanglah kalifah dagangan, yaitu dagangan milik Utsman r.a, yang masing masing membawa gandum dan makanan.

Kisah Pengantar Anak Tidur 4. Mendapat hal itu, para pedagang segera mendatangi Utsman r.a, mereka berkata kepadanya “Saat ini orang-orang sedang kekurangan bahan pangan, kebetulan engkau membawa komoditas-komoditas yang dibutuhkan ini dari Syam, yaitu gandum dan makanan lainnya.

Oleh karena itu, juallah barang barang  tersebut kepada kami, sehingga engkau dapat mengambil untung dan kami pun mendapat untung.” mendengar perkataannya itu, Utsman r.a, kemudian mengajaknya masuk dan duduk bersamanya,

Setelah itu Utsman r.a, bertanya kepada mereka,” berapa banyak keuntungan yang berani kalian berikan kepadaku jika kujual barang barang itu kepada kalian.”

Mereka berkata “setiap sepuluh dirham modal akan kami berikan keuntungan dua dirham,” Utsman r.a, berkata ” ada yang memberikan keuntungan kepadaku lebih dari itu,”

Mereka berkata, “kami akan tambahkan keuntunganmu dua kali lipat, yaitu kami akan berikan empat dirham sebagai ganti dari dua dirham tadi.”

Utsman r.a, berkata kepada mereka, “ada yang menjanjikanku keuntungan yang lebih banyak lagi dari itu,”  mendengar itu para pedagang itu pun merasa heran, lalu mereka bertanya,”kami adalah para pedagang yang ada di Madinah ini, maka siapa lagi selain kami yang berani menjanjikan keuntungan lebih besar dari kami?”

Utsman r.a, berkata, ” Allah swt, memberikan keuntungan lebih tinggi dari kalian, karena dari setiap satu dirham, Dia memberikan untung sepuluh dirham, sesuai dengan firman Allah swt .. Barang siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya ” (al-An’aam : 160)

Hai para pedagang, lihatlah ! Aku menyedekahkan barang barang ini untuk kaum Muslimin karena mengharapkan keridhaan Allah swt.

 

Hikmah Cerita :

Para orang tua dan anak anaku tercinta, bersedekahlah dijalan Allah ! Niscaya Allah akan memberikan anugerah kepada kalian di dunia dan balasan yang besar di akhirat nanti.

 

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar