Misteri Penjelmaan Kuntilanak

By | March 6, 2016

Misteri Penjelmaan Kuntianak

Misteri selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi kita , sebagai bagian dari kemisteriusan alam gaib , dan kali ini penulis akan menyajikan cerita biasa tapi luar biasa, siapa tahu di antara anda juga ada yang pernah mengalaminya, pengalaman misteri ini di alami seseorang  yang sekarang kita sebut saja namanya amir dan biasa di panggil amirudin, dan sehari hari ia bekerja sebagai pegawai di sebuah perasaan.

Misteri : penjelmaan kuntilanak
Lalu ada apa dengan amirudin ? sobat di sinilah kisah ini di mulai, dan cerita berawal saat amirudin akan mengontrol para pekerja bapaknya, ya bapak amirudin di kenal sebagai juragan sate , karena itulah ia memperkerjakan banyak pegawai, dan amirudinlah yang membantu bapaknya untuk mengontrol para pegawai tersebut, dan tentu di saat ia pulang bekerja, dan itu biasa ia lakukan setelah maghrib.

Tetapi pada suatu hari ada hal aneh yang ia alami, apa sebabnya sobat, ya, saat amirudin mengendarai motornya dan akan mengontrol pegawai di dekat alfa guntur sari , ia merasakan hal aneh ia bergumam tak habis pikir” ada apa dengan motorku rasa rasanya seperti ada sesuatu atau seseorang yang membonceng , tapi mana bisa lha aku pergi sendiri dan tak membonceng siapa pun! tetapi tiba tiba angin serasa meniup wajahnya  dan tak ia sangka di atas pohon dan memang sobat di daerah guntur sari masih banyak pohon pohon di sepanjang jalan seperti ada sesuatu, amirudin hanya berpikir ” Ah paling paling cuma kelelawar ! , tetapi aneh uga sobat apa yang amirudin sangka kelelawar tiba tiba menampakan dirinya, Dan apa yang terlihat saat itu ?

Ternyata yang tadi ia rasakan saat mengendarai motor adalah makhluk inilah , ya sobat, hantu kuntilanak ! ia terbang ke atas pohon dengan rambut gimbal dan panjang berbaju putih menyeramkan sekali bagi kita, tetapi bagaimana denganamirudin, takutkah ia ? ia hanya tersenyum  dan berkata ” kamu kira aku takut ? lalu apakah yang terjadi selanjutnya..ikuti kisah selanjutnya.

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar