Penampakan Hantu Kuntilanak di lantai II

By | February 29, 2016

Penampakan Hantu Kuntilanak di Lantai II

Penampakan hantu kuntilanak di lantai II, Ceritanya saya lagi liburan dari kampung kerumah uwa (kakak dari bapak) di Bandung tepatnya  di Balubur dengan dengan kebon binatang di rumah uwa lumayan besar ada 2 lantai, dilantai bawah ada tiga kamar tempattidur dan dilantai atas ada dua kamar tempat tidur, Kebetulan saya menempati lantai atas , Nenek bersama bi Atun tidur dikamar lantai bawah.

Penampakan Hantu Kuntilanak
Awalnya saya tidak mau tidur dilantai atas sendirian , karena pada dasarnya saya orangnya memang agak penakut, tapi setelah saya coba beberapa malam saya tidur di lantai atas Alhamdulillah tidak ada hal hal yang aneh yang menakutkan semuanya lancar lancar saja seperti biasanya.
Semenjak saya tidur dilantai atas , lampu lampu kamar gak pernah saya matikan. bahkan nenek sering ngomel gara gara saya tidak mematikan lampu lampu yang ada diruangan lantai atas.
Dikamar lantai atas ada dua meja rias satu dikamar saya dan yang satunya lagi ada dikamar kakak ponakan saya, gak tahu gimana tadinya tiba tiba kok saya ingin menukar meja rias yang ada dikamar saya sama yang ada dikamar kakak ponakan saya yang selama ini kamar kakak ponakan saya itu kosong.
Katanya dulu ada tiga orang yang tinggal dilantai atas, tapi semenjak yang dua orang masuk polisi dan sisanya yang satu orang lagi pinda tinggal dikosan yang lain , jadi dua kamar dilantai atas kosong cukup lama.
Ketika saya menukar meja rias, yang dibantu sama tiga orang teman saya yang waktu itu kebetulan mereka menginap dirumah, menurut cerita salah seorang dari mereka pernah diganggu sama makhluk aneh yang ada dirumah lantai atas itu.
Malam itu (seingat saya malam jum’at) lampu yang ada dikamar sengaja saya matikan. Karena saya merasa sudah beradaptasi dengan kamar saya.  kamar saya sebagian dindingnya dari kaca. Jadi kamar saya tidak gelap total masih ada cahaya dari ruangan didepan lamar.
Saya ingat  waktu itu tidak bisa tidur karena merasakan udara malam itu terasa panas dan pengap. Rumah uwa tidak memakai AC. karena  Udara di Bandung udah dingin ngapain  juga pakai AC.
Saat itu sudah menunjukan jam sepuluh  malam.  lantai bawah sudah sepi. Nenek  tidur jam sembilan lebih awal dari biasanya biasanya, kalau  ada acara  tembang kenangan nenek tidurnnya sekitar jam dua belasan setiap malam minggu.
Saat itu saya  tidak ada perasaan yang aneh hanya udaranya saja yang  panas dan pengap tdak seperti malam malam biasanya

Saya waktu itu  tidurnya ,membelakangi meja rias, dan menghadap ketembok dengan kepala sedikit ditekuk.
Ketika saya membalikan badan,  saya  kaget seakan akan saya tidak percaya  apa yang saya lihat dan saya  gosok gosok mata saya tapi tetap aja terlihat  ada sesosok Penampakan Hantu Kuntilanak yang sedang duduk di meja rias. posisinya membelakangi saya. Saya  tetap tidak percaya, saya pincingkan mata siapa tahu saya salah lihat.
Tapi ternyata memang ada  penampakam sesosok  mahkluk yang sedang duduk di depan meja rias itu. Pakai baju  putih seperti daster rambutnya panjang terurai.Ia seperti sedang membelai  belai  rambut panjangnya sambil mengaca.
Saya sangat takut dan tidak bisa bergerak. jangankan baca doa doa , surat al-ihklas saja ga ingat lagi. semua surat surat  yang saya hapal diluar kepala sudah tak ingat lagi, Saya hanya bisa diam tak bergerak badan saya terasa kaku  dan tanpa terasa saya  menitikan air mata.
Kalau pun waktu itu saya bisa berlari, percuma saja  karen posisi  pintu kamar berada persis disebelah sosok yang  duduk itu . Saya hanya bisa diam melihat dia yang sedang membelai belai rambutnya.

Entah ini berlangsung berapa lama . tiba tiba  kepala sosok itu  Seperti melihat ke arah saya melalui pantulan cermin.
Saya samar samar  dapat melihat wajahnya . Karena mata saya sudah beradaptasi dengan keadaan yang gelap saat itu. Namun tetap saja saya tidak bisa dengan  jelas melihat wajahnya Saya sangat ketakutan dan  kalau anda  dalam keadaan seperti saya pasti akan melakukan hal yang sama dengan saya.
Badan saya sudah lemas, pikir saya  ini  mungkin malam yang terakhir buat saya , pikiran saya sudah gak keruan lagi.

Tiba tiba sosok  makhluk itu seakan mau melihat  ke belakang  dan pada saat itu juga saya gak inget  apa pa lagi lagi sampai besok paginya saya dibangunkan  nenek.
Saat saya  melihat nenek   langsung saya memeluknya  dan menangis. Saya menceritakan kejadian semalam  pada nenek.

Namun nenek menjawab dia hanya mau berkenalan dengan kamu  kata nenek  sambil  tersenyum.
Hari itu saya tidak masuk sekolah. Saya  sakit demam sampai empat  hari. dan pada malam berikutnya saya tidurnya ngungsi bergabung sama nenek, nenek saya tidur bersama mbak Atun jadi saya tidurnya berdesak desakan, tapi  biarlah dari pada saya harus bertemu dengan Penampakan Hantu Kuntilanak penghuni lantai atas lagi.

 

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar