Penangkaran Burung Cocakrowo Bag.1

By | April 20, 2016

Mengenal Dari Dekat Kehidupan Cocakrowo

Penangkaran Burung Cocakrowo Bag.1Penangkaran Burung Cocakrowo, Daerah asal  burung Cocakrowo terdapat dihuta hutan hampir diseluruh Indonesia, di Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Maluku, dengan semakin menyusutnta luas hutan sebagai tempat hidup dab berkembang biaknya Cocakrowo secara alami serta banyaknya penangkapan secara liar membuat semakin menipisnya jumlah Cocakrowo.

Tempat asal inilah yang sering membedakan jenis atau mutu burung Cocakrowo, Cocakrowo yang berasal dari Medan menempatri peringkat teratas diantara jenis Cocakrowo dari daerah lain.

Cocakrowo asal Medan  saat ini menjadi  idola para penggemarnya, karena memiliki banyak kelebihan dari postur tubuh lebih besar, penampilan tegap warna bulu lebih dominan kearah abu abu dengan bintik putih hitam yang  jelas, serta dengan kicau dan irama lagu yang lebih baik Sehingga banyak penggemar/ yang mencari untuk  menempati rumah rumah mewah sebagai lambang prestise bagi pemiliknya.

Harga yang tinggi bukan masalah bagi para penggemarnya, kicau yang indah , nyaring, merdu dan bertalu talu , konon mampu menciptakan suasan asri serta sanggup membawa pendengarnya ke alam dan suasana hutan yang penuh dengan keindahan dan kedamaian alami.

Nama Cucakrowo berasal dari bahasa jawa, burung tersebut memang suka hidup didaerah sekitar perairan dan juga di daerah rawa, ia suka mandi diair yang dangkal dan mencari makan ditempat perairan. Di Sumatera burung ini disebut dengan istilah ber-beru, sedangkan di Maluku lebih dikenal dengan sebutan burung siang.

Burung Cucakrowo hidup dihutan belantara terutama didaerah rawa atau pada muara sungai kecil yang dangkal dan berair tenang, karena burung ini gemar mandi dan berjemur sinar matahari diwaktu pagi sambil berkicau riang pada dahan dan ranting yang menjorok diatas sungai.

Mereka hidup secara bergerombol dan berkelompok terutama pada senja hari menjelang matahari tenggelam.

Pada pagi hari mereka akan mandi bersama sambil berkicau riang, setelah puas, mereka akan terbang secara berpasangan untuk mencari makan.

Pada saat musim kawin tiba, yaitu menjelang musim penghujan sekita bulan juli sampai september, pasangan dewasa akan segera mulai membuat sarang bersama-sama.

Untuk menghindari gangguan dari musuh alam atau manusia, burung ini biasanya membuat sarang pada pucuk ranting yang tinggi atau pada ranting yang kering.

Sarangnya menyerupai mangkok, setelah sarang selesai dibuat, tiba saatnya burung betina akan bertelor antara 2 sampai 4 butir, tapi biasanya hanya 2 telor saja.

Selama kurang lebih 2 minggu, telur-telur akan dierami oleh induknya secara bergantian, setelah menetas, secara bergantian pula induknya akan menyuapi anak-anaknya selama 10 hari.

Pada saat itu, anak Cucakrowo mulai diajak keluar sarang untuk belajar terbang. agar dapat mencari makan sendiri.

Telur yang menetas biasanya terdiri atas jantan dan betina, yang selanjutnya akan menjadi pasangan induk induk baru.

Sesuai dengan bentuk paruhnya, makan pokok Cucarowo adalah buah-buahan, seperti pepaya,pisang kepok putih dan sebagainya yang terdapat dihutan, selain buah-buahan jenis serangga seperti ulat, jangkrik, belalang dan serangga kecil lainnya terutama anjing tanah ( Jw : orong-orong) adalah makanan yang sangat disukai dan membuatnya cepat berkicau.

Cocakrowo adalah burung yang pencernaannya kurang baik, sehingga sering terjadi gangguan pecernaan yang disebabkan oleh makananyang  dapat mengakibatkan kematian, oleh karena itu ketika memberi jangkrik atau belalang misalnya buanglah bulu dan kaki belakangnya yang keras agar tidak mengganggu pencernaannya.

Bersambung : Cara Memilih & Menjinakan Burung Cocakrowo

 

 

 

 

 

 

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar