Sadisnya Gerombolan Karto Suwiryo

By | February 13, 2016

Sadisnya Gerombolan Karto Suwiryo

Sadisnya Gerombolan Karto Suwiryo
Sadisnya Gerombolan Karto Suwiryo, Kejadiannya sekitar tahun 1960, pada saat itu Gerombolan Karto Suwiryo sedang meraja lela di kampung kampung terutama pada kampung yang jauh dari markas TNI.

TNI merasa kesulitan untuk menangkap gerombolan, dikarenakan baju yang dipakai gerombolan sama dengan baju yang dipakai rakyat  jadi susah untuk membedakannya mana yang  gerombolan dan mana yang rakyat biasa.

Pada saat itu saya lagi main dirumah kakek di Kp Tagog Desa Leuwigoong Garut, karena kalo siang merasa aman jadi hampir semua bapak bapaknya termasuk kakek pada ada dirumah, masing masing menyelesaikan pekerjaannya .kalau dah sore baru pada ngungsi.

Sadisnya Gerombolan Karto Suwiryo  Dua hari yang lalu di kampung Randu kurung ada yang ngawinin , Penganten laki lakinya berasal dari Kp. Babakan Tagog ,yang kampungnya persis berdekatan dengan kampun kakek sayam , sedangkan penganten wanitanya orang Kp. Randukurung, menurut kebiasaan orang sunda kalau abis kawin suka ada istilah munjungan. maksudnya dari pihak perempuan mengirim makanan ke pihak laki laki,

Pas saya lagi kongko kongko sama kakek tiba tiba terdengar suara letusan senjata, kakek langsung ngumpet kekolong rumah, karena rumah kakek waktu itu masih panggung.

Saya ngeliat dari halaman rumah kakek, tiba tiba ada orang berlari melewati halaman rumah kakek terus lari kesawah.

Mendengar suara tembakan itu bapak bapaknya gak ada yang berani keluar, pas yang bawa senjatanya kabur baru bapak bapaknya keluar, dan saya pun ikut keluar mau melihat apa yang terjadi.

Pas nyampai kelokasi kejadian masya Alloh, rupanaya penganten yang kemaren kawin itu  mau munjungan keorang tuanya ditembak dua duanya dama gerombolan, makanan yang  dibawa  dirantang pada berantakan, keluarga dari pihak laki laki langsung bertangisan sambil mengutuk gerombolan yang sudah pergi, dasar gerombolan naon salah anak aing pake ditembak sagala ( dasar gerombolan apa salahnya anak saya kok  ditembak ) kata ibunya.

Tidak lama kemudian datang TNI  yang kebetulan lagi patroli 4 orang , ada apa nih tanyanya, ini juragan anak saya ditembak  sama gerombolan, emang salah apa anak saya kok sampai ditembak begini kata ibunya,

Kemana larinya geromolan itu tanyanya, kesana pak kehalaman rumah kakek saya terus kesawah jawab saya, TNI  pun langsung mengejarna  dan saya ikut dibelakangnya,

Pas nyampai sawah sudah tidak ada siapa siapa, cuman ada orang diwalungan ( sungai kecil ) yang kayanya sedang nyari kerang, rupanya gerombolan itu tahu kalau ada yang ngejar,  TNI terus mengejarnya pas lewat orang yang ada diwalungan itu TNI bertanya, pak lihat orang lari tadi lewat sini tanya TNI ,dijawabnya sama orang itu iya saya lihat pak tadi kesana larinya.

Pas TNI lewat mungejar yang ditujukannya , orang itu tiba tiba buka tumpukan jerami bekas panen padi, dan TNI itu langsung ditembaknya  sampai meninggal semuanya,

saya kaget langsung  lari pulang kerumah ikut ngumpet sama kakek takut kalau gerombolannya balik lagi, saya ngedumel dalam hati . oo…   rupanya yang pura pura nyari kerang itu derombolan dasar bangsat.,

Sekian dulu Pemgalamn saya terima kasih.

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar