Tekhnik Budidaya Ternak Itik Petelur

By | November 29, 2017

Tekhnik Budidaya Ternak Itik Petelur – Kandang adalah sarana yang utama untuk budidaya itik petelur,  Kandang ren dinilai sangat cocok serta banyak digunakan dalam usaha budidaya itik semi intensif.

Tekhnik Budidaya Ternak Itik Petelur

Tekhnik Budidaya Ternak Itik Petelur

Kandang ren dibagi menjadi dua ruangan yaitu : ruangan utama: dan ruang istirahat (bertelur) serta pelataran tempat bermain ruangan istirahat adalah ruangan yang memakai atap layaknya seperti rumah joglo, berlantaikan tanah yang dilapisi alas jerami.

Di tempat inilah bebek/itik beristirahat diwaktu malam hari dan ditempat ini juga bebek/itik bertelur. Lebar untuk ruangan istirahat harus disesuaikan dengan jumlah itik yang akan dipelihara, Idealnya 4 ekor itik menempati satu meter persegi, Jjadi kalao kita punya tempat atau tanah seluas 100 m2 maka kita bisa memelihara itik petelur  sebanyak 400  ekor.

Tekhnik Budidaya Ternak Itik Petelur – Tanah  seluas ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu separuh buat kandang tertutup dan selebihnya buat pelataran, misalkan kandang dibuat 20 x 5 buat ruang istirahat, serta pelataran masing-masing luasnya 2 m x 5 m. dengan hitungan ruangan 4 unit, tiap unit dihuni 100 ekor itik.  atap  jangan sampai bocor jika hujan pilih bahan atap sari genteng atau asbes plastik atau bisa juga rumbia.

Atap rumbia lebih disukai para peternak. disamping harganya murah atap rumbia juga bisa menahan panas. untuk rangka serta penyangga bisa dari kayu atau bambu, agar peternak mudah masuk ke kandang, tinggi atap harus 2,5 m atau 3 m dari lantai. adapun dinding samping dan belakan kiri kanannya ditutup dengan tembok atau bilik yang terbuat dari bambu.

Untuk lancarnya sirkulasi udara dalam , antara ruang istirahat dan pelataran dibuat terbuka. dibuatkan  pembatas ruangan atau disekat dengan memakai pagar bambu atau kayu yang tingginya sekitar 55 cm atau 65 cm. Lantai kandang usahakan empuk dan kering yang nantinya dapat merangsang itik segera bertelur.

Alas lantai bisa dari jerami, sekam, serbuk gergaji atau rumput kering, atau bahan lain, asalkan empuk, dan tak gampang padat, kering, agak lembap, hangat, bersih serta bisa mencegah telur tak ampai pecah Untuk mempertahankan keadaan kandang tetap baik, tanah dikasi kapur sebelum dikasi alas.

Tekhnik Budidaya Ternak Itik Petelur – Tujuannya, untuk mencegah sarang penyakit serta mengurangi dari bau  kotoran itik. dengan tindakan seperti ini kandang mudah dibersihkan  dijernihkan,dalam kurun waktu  dua tahun. untuk mengantisipasi serangan penyakit ialah dengan menyemprot tanah pakai larutan formalin 5 persen, sediakan bak besar sebagai tepmat air minum juga substitusi kolam permandian.

Untuk wadahnya bisa dari bahan  plastik atau dibuat parit panjang. untuk kedalamannya diatur sedemikian rupa. Yang sesua dengan leher itik agar  dapat terendam. air minum itik diganti setip  3-5 kali dalam sehari, ruang istirahat serta tempat pembuangan dibuatkan sekat. sekat dapat dibuat dari batu bata, pagar kayu atau bambu, tingginya cukup 50 cm – 60 cm. pada siang hari itik sebaiknya ada di luar kandang istirahat. walaupun adanya sebagian peternak membebaskan itiknya keluar masuk kandang sesukanya.

Cara memilih Bibit, sebagian peternak berpendapat itik petelur yan baik tergantung dari baiknya pemeliharaan dari  day old duck (DOD). dari beberapa peternak terpaksa membesarkan DOD karena di daerahnya tak ada pedagang bibit itik yang siap bertelur, pada umumnya itik bertelur pada usia 6 bulan.

Untuk memilih bibit itik yang bagus pilih bibit itik dari peternak terdekat, bila yang dipilih DOD, sebaiknya peternak menyeleksi pada bibit yang bermutu pada DOD yang baik. dan harus diperhatikan postur badannya.

DOD yang baik mempunyai badan yang tegap sehat kaki serta paruhnya besar, dan tak cacat. jangan memilih DOD jantan yang bercirikan bulu cokelat kehitaman, paruh hitam kelam, suaranya agak serak serta berwajah angker. untuk memastikannya lihat serta bukalah kloakannya. jika kedapatan penis berarti jantan.

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar