Tukang Gali Kubur VS Pocong

By | February 6, 2016

Tukang Gali Kubur Vs Pocong

Tukang Gali Kubur
Tukang gali kubur , Aki Udung  namanya  adalah tukang gali kubur dan nara sumber dari kisah misteri  pocong nakut nakutin tukang gali kubur ini. Beliau menceritakan kejadian yang ia alami beberapa waktu lalu.

Aki Udung, begitulah panggilan akrab masyarakat dusun Babakan,  Aki Udung berusia 56 tahun yang berprofesi sebagai penggali kubur di pemakaman yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Kemarin waktu kami bertemu di  warung  Ma Eyoh, yang biasa tempat minum kopi sambil ngobrol ngalor ngidul atau kerap juga dengan sebutan warung gosip para aki aki.

Aki Udung bercerita tentang peristiwa penguburan yang pernah ia alami selama ini. salah satunya yakni  beliau melihat penampakan pocong nyata di depan kedua matanya.

Awalnya cerita memang saya pancing  dengan beberapa pertanyaan kurang lebih seperti ini.

“Gimana masih kuat tidak pak jadi tukang gali kubur ?” kata saya,  Beliaupun menjawab dengan kalem “Ya yang namanya orang bekerja nak, aki kan sudah tua sebisanya lah biar gak jadi beban anak-anak, toh anak-anak aki semuanya juga sudah pada berkeluarga, malu kalau minta terus-terusan lagiankebutuhannya juaga banyak buat bayar sekolah anak anaknya belum yang lain lainnya latanaya

Untuk menghangatkan suasana karena hari itu  hujan mulai turun, sambil minum kopi susu saya kembali bertanya, gimana ki selama kerja gali kubur ada gak kejadian yang aneh aneh, yang aneh aneh gimana  Ki Udung malah balik nanya, ya seperti ada yang gatang kerumah aki atau ya gimanalah kata saya, yang gatang sih banyak kemaren si Uwo datang kerumah aki minta roko jawabnya, ha ha ha bukan itu ki maksudnya, maksudnya ada gak orang yang dikubur aki datang, ya ngucapkan terima kasih gitu karena aki sudah mengalikan kuburannya buat dia.

Sejenak aki Udung terdiam, lalu aki udung menjawab, ada sih cuman gak mau masuk dia hanya mukul mukul bilik dan pintu aki, tapi pas aki buka pintunya gak ada siapa siapa.

Mulai dari situ kemudian ki Udung  bercerita tentang pengalamannya selama bekerja sebagai luli penggali kubur.

Aki Udung mulai cerita kalau pernah  melihat tuyul bermain di depan pintu. juga penampakan genderuwo hingga penampakan pocong  di depan kedua matanya.

Pada suatu hari dikampung itu ada yang meninggal, dan aki Udung tukang gali kubur dan yang lainnya dah berangkat kemakam untuk menggali kuburan nya, gak lama kemudian kuburanpun dah siap, tinggal nunggu jenazahnya,

Sambil duduk nugguin jenazah datang, ki Udung duduk duduk bersama yang lainnya sambil ngobrol dan minum kopi, ki Udung  cerita macam macam kejadian  yang dialaminya diantaranya tentang  ( hantu – hantu ) ririwa,jurig, pocong dll nya, yang katanya ki Udung  dirumahnya pernah didatangi ririwa (hantu), yang gak bisa diam, gangguin terus ki Udung segala dipukulin panci ember piring didapur pada berisik dimainin hantu.

Obrolannya belum selesai  jenazah dah datang untuk segera dikuburkan, jenazah dah dimasukin keliang lahat , terus didoa kan sama semua orang yang hadir maka selesailah pemakamman tersebut.

Pas malam pertama biasa biasa aja tida ada kejajian yang menakutkan, malam ke dua da ke tiga juga gak ada masalah, pas malam keempat yang kebetulan malam jum,at lagi sekitar jam dua belas malam rumah ki Udung mulai ada yang gangguin lagi, ada yang ketuk ketuk pintu  sambil memanggil manggil nama ki Udung, suaranya kaya suara bebek ngos ngosan … Uduuung … Uduuung, tapi pas pintu dibuka gak ada siapa siapa, selama tiga malam ki Udung digangguin terus, suatu malam ada yang mangil manggil lagi pas pintu dibuka ada pocong persis didepan ki Udung, ahirnya ki Udung kesal maka keesokan harinya diajaknya teman yang biasa gali kuburan juga, untuk pergi kekuburan dimalam hari dan temannya setuju.

Tukang Gali Kubur

Maka pas sesudah sholat magrib berangkatlah ki Udung tukang gali kubur berdua dengan temannya kekubuara dengan membawa senter dan ruas bambu yang dipotong bagiang bukunya satu dan sobekan kaen, sampai dikuburan hari dah mulai gelap, maka dicarinya kuburan yang baru beberapa hari itu, ki Udung dan temannya tiarap menghadap kuburan yang baru itu persis didekat dadanya yang dikubur itu.

Gak lama kemudian kira kira jam sembilanan tiba tiba kuburan itu begetar, dan ….. duar kaya ada suara petasan dalam kuburan itu, terus keluar cahaya merah kaya api dan  langsung melesat keatas entah kemana.

Sesudah cahaya itu pergi Ki Udung juga temannya bangun meliat kuburan itu, tapi kuburan itu gak ada perubahan apa apa tetap aja begitu, Ki Udung penasaran di senteran kuburan itu, dan persis diatas pusernya kuburan itu ada lubang sebesar jempol kaki, maka lubang itu dicokel cokel sama ki Udung terus bambu yang telah siapkannya itu dimasukan kelubang itu dengan posisi bambu yang bolongnya menghap keatas, sudah selesai  pasang bambu maka Ki Udung dan Temannya tidur tiarap  lagi seperti posisi semula.

Temannya udah gelisah ngajak pulang terus, tapi dilarang sama ki Udumg dengan alasan tanggung kita udah ada disini jadi harus dituntaskan katanya.

Kira kira jam empat subuh tiba tiba cahaya merah itu datang lagi dan langsung masuk kelubang bekasnya tadi, tapi lubangnya dah tutup bambu sama ki Udung, pas ki Udung melihat cahaya itu masuk kedalam bambu ki Udung deng cecat menutupnya pakai sobekan kaen yang dibawanya.

Gak pake nunggu lama ki Udung langsung pulang, sampai dirumah dah pagi, sudah istirahat  sebentar maka dibukanya penutup bambu itu, pas  dilhat …. ………… ternyata isinya hanya berupa cairan putih yang agak kental dan berbau tak sedap, terus ruas bambu itu ditutup kembali.

Pada siang harinya ki Udung pergi kekuburan lagi dengan membawa ruas bambu yang masih ditutup sobekan kaen, pas sampai kekuburan ki Udung duduk bersila sambil baca baca doa, dah selesai baca doa maka bambu itu ditanam diatas kuburan tersebut .

Alhamdulillah semenjak kejadian itu rumah ki Udung aman  gak ada yang gangguain lagi.

Terima kasih slamat membaca …..

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar