Tukang Tahu Diganggu Hantu Rel Kereta

By | May 15, 2016

Tukang Tahu Diganggu Hantu Rel Kereta

Tukang tahu diganggu hantu rel kereta

Tukang tahu diganggu hantu rel kereta, Kejadian yang dialami oleh mang Aep yang jualan tahudi Pasar Leuwigoong, kejadiannya sekitar tahun 1970, dimana mang Aep yang tinggal di Cibatu, biasa setiap hari rabu dan hari sabtu dia berjualan di Pasar Lewigoong, karena memang pada saat itu pasar leuwigoong ramenya setiap hari rabu dan sabtu yang merupakan hari pasarnya di daerah leuwigoong, mang Aep yang juga masih pamili dengan saya bercerita tentang pengalamannya.

Mang Aep yang biasa jualan tahu di pasar Cibatu, kalau setiap hari rabu dan sabtu berjualannya di pasar leuwigoong karena pada hari tersebut merupakan hari ramainya di pasar leuwigoong, untuk belanja kacang kedelainya dia biasa beli dikampung-kampung /petani kacang yang berlokasi di daerah leuwigoong, jadi gak heran kalau jarak antara Cibatu – Leuwigoong yang 3,5 km  itu bisa ditempuh dalam waktu 30 atau 40 menit.

Pada malam sabtu subuh sekitar jam 4.30  seperti biasa mang Aep berangkat dari rumah dengan memikul tahu menuju Leuwigoong dengan mengambil jalan lewat rel kereta, karena sudah biasa langkah  kakinya  itu pas dari balok kebalok jadi gak ada istilah kesandung batu rel kereta.

Dengan memikul tahu yang cukup lumayan berat mang Aep ngibrit menuju pasar Leuwigoong menyusuri rel kereta, pas sampai dijalan kereta yang pinggir-pinggirnya tebing tepatnya di kampung babakan loa, tiba-tiba pikulannya itu berat kebelakang, mang Aep bingung kok bisa berat kebelakang akhirnya posisi pikulannya digeser aga maju, gak lama pikulan belakang terasa berat lagi, akhirnya mang Aep berhenti dulu dan ngambil batu disimpam pada tahu bagian depan untuk keseimbangannya, karena bagian belakang malah tambah berat, maka mang Aep menambah batu lagi lebih banyak dan disimpan di bagian depan.

Sepanjang perjalanan itu mang  Aep merasakan tahu yang dipikulnya itu bertambah berat, tapi mang Aep terus berusaha sekuat tenaga untuk segera sampai di pasar leuwinggong, pas sampai di stasiun kereta Leuwigoong  tiba-tiba tahu yang dipikul dibagian belakang  menjadi ringan otomatis tahu yang didepan ambruk karena masih ada beban batu yang dijadikan imbangannya itu  dan mang Aep pun ikut tersukur jatuh, sedangkan  tahu yang dibelakang berantakan,  bersamaan dengan jatuhnya mang Aep, tapi mang Aep  sempat melihat ada yang loncat dari tahu bagian belakang sesosok makhluk berbaju putih ngeliatin sambil  tertawa  .. Hi  Hiii  Hiii  Hiiiiiiii…..

Mang Aep gak bisa apa-apa cuman bisa ngeliat sambil memaki ….  dasar setan luh …. dengan penuh rasa takut, rupanya hantu itu pengen ikut dipikul bareng sama tahu, ada ada saja dasar setan iseng …………….. tutur mang Aep

 

 

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar