Urban Legend Kimono Bernama Kiki Nada

By | November 21, 2017

Urban Legend Kimono Bernama Kiki Nada – Aku ialah penduduk Amerika yang berasal dari Jepang. Ini adala kisah nyata yang pernah  kualami, Kimono yang dimaksud disini ialah baju kimono warna putih yang telah diturunkan dari generasi ke generasi di keluargaku, kami menyebut kimono itu sebagai Kiki Nada (istilah lain buat perempuan sakit)Urban Legend Kimono Bernama Kiki Nada

Urban Legend Kimono Bernama Kiki Nada

Saat nenekku meninggal dunia, kimono itu diwariskan kepadaku. itu sudah menjadi tradisi keluarga, kimono itu akan diwariskan kepada cucu tertua yang tidak lain ialah aku. ditamba dari garis keturunan ibuku yang memperkuat jadi akulah pewaris kimono itu.

Nah, bila cucu tertuanya itu berjenis kelamin perempuan, ia diyakini akan membawa keberuntungan bagi keluarga. Namun bila cucu tertuanya itu lelaki, ia akan membawa kesialan. Untung saja saya seorang perempuan

Sebenarnya, saya tidak pernah mempercayai kisah serupa itu. saya tidak suka mempercayai mitos-mitos atau Perihal berbau mistis lainnya. hanya orang bodoh yang mempercayai ini semua, ini kan udah jaman kekinian. Ya, waktu berjalan sampai semuanya berubah sekitar 4 tahun yang lalu

Urban Legend Kimono Bernama Kiki Nada, pada saat itu saya sendirian dirumah  orang tuaku sedang adanya urusan hingga sampai larut malam, jam menunjukan hampir jam 11 malam tiba-tiba saya mendengar ada suara langkah kaki dari lantai atas.

Baju kimono itu saya simpan di lemari khusus, dan hanya saya yang memegang kuncinya, tidak ada orang lain yang mempunyai kunci lemari kecuali saya, bahkan orang tua pun tidak memiliki kunci lemari itu.

Aku naik ke lantai atas  memeriksa asal suara langkah tadi. sesudah yakin kalau semuanya aman saya masuk ke kamar dan terbesit di pikiranku untuk melihat baju kimono yang ada dalam lemari itu. Sebelum membuka lemari  saya ada sedikit takut karena membayangkan pada saat nanti memakai kimono itu. Yang benar saja, baju kimono itu sungguh cantik tetapi saya tidak suka terlihat feminim. Itu amat aneh untukku

Oh ya, legenda keluargaku juga mengatakan bila saya mempunyai anak perempuan, kimono tersebut harus sesegera mungkin kuwariskan padanya kelak. bila tidak  saya harus sesegera mungkin membakarnya karena bisa jadi kimono ini akan membawa sial. serta anehnya, sepanjang ini senantiasa saja anak wanita yang mewarisinya sehingga legenda ini pun masih terus berlanjut

Saat lemari kubuka, nafasku menjadi tidak beraturan, jantungku berdegup kencang serta keringat dingin mulai mengucur di dahiku ternyata Kimono itu tidak adanya di tempatnya.

Aku amat cemas pasalnya bila kimononya itu sampai hilang, itu akan menjadi aib selamanya bagi keluargaku. saya dengan cepat bergegas menuruni tangga serta meraih telepon buat menelepon ibuku. Saat saya berlari, pandanganku melihat sesuatu  yang berada  di dapur. saya saat ini saya takkan pernah lupa akan apa yang kulihat saat itu

Aku melihat Nenekku yang telah meninggal sedang duduk di meja makan dengan mengenakan kimono itu. Ia terlihat persis nenekku namun sungguh menyeramkan. Rambutnya yang hitam itu terurai tidak beraturan. Wajahnya amat keriput, badannya membungkuk rapuh seraya berdiri saat ia melihatku

Urban Legend Kimono Bernama Kiki Nada, kemudia nenek itu memanggil “Kemarilah cucuku” Mendekatlah” Atau saya yang sesegera mungkin menghampirimu?”.Dia memanggil-manggil namaku dengan membuka kedua tangannya seakan ingin meraihku Ia terus berjalan mendekati aku, tetapi bukan berjalan biasa,nenek jalannya terlihat melayang

Aku cuma bisa diam, karena takutnya saya sangat susah untuk menggerakan badan, sedangkan sosok nenek itu posisinya tepat di hadapanku saat ini Raut mukanya berubah menjadi terlihat amat marah dan berkata “Kau ialah kutukan” “Kau tidak mempercayai warisan leluhur” katanya.

Ia menatapku lekat-lekat  dengan terus berteriak jikalau saya ialah kutukan, Lampu dapur saat itu menjadi berkedip-kedip tidak beraturan, diiringi dengan terbukanya pintu-pintu lemari yang ada didapur. saya masih tidak dapat bergerak kareba canggung bercampur takut menatap mahluk yang ada di hadapanku ini.

Akhirnya saya tersadar serta berlari keluar rumah. tiba-tiba  kondisi pada saat itu menjadi gelap, lantas menghitam. saya pingsan
Saat terbangun, kudapati orangtuaku sedang duduk dipinggir tempat tidur kamarku dengan ekspresi wajah yang amat was was. saya terbangun dengan keadaan telah memakai kimono itu. Orangtuaku berkata jikalau mereka menemukanku pingsan di halaman depan dengan kimono putih yang sudah melekat di badanku Aku menceritakkan semua itu pada ibu, apakah yang kualami ini pernah tejadi terhadap ibu. Dia mengangguk dan mempercayaiku karena ia pun pernah mengalaminya.

loading...

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar